PDRB merupakan akumulasi dari nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi pada suatu daerah. Bank Indonesia menyatakan bahwa Produk Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah dalam suatu periode tertentu, baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan. PDRB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga pada tahun berjalan, sedang PDRB atas dasar harga konstan menunjukkan nilai tambah barang dan jasa tersebut yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada satu tahun tertentu sebagai tahun dasar.

              Kinerja perekonomian Pemerintah Kabupaten Grobogan pada kurun waktu 2013-2017 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini dapat dilihat dari kenaikan PDRB atas dasar harga konstan pada periode tersebut. PDRB Kabupaten Grobogan mengalami peningkatan dari 14,474 triliun rupiah pada tahun 2013 menjadi 17,617 triliun rupiah pada tahun 2017 dengan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan menyumbang sekitar 30% dari total PDRB diikuti sektor Perdagangan Besar dan Eceran menyumbang 21% dari total PDRB.

Detail pertumbuhan PDRB atas harga konstan dan atas dasar berlaku pada periode 2013-2017 dapat dilihat pada link berikut ini.

PDRB ADHK dan PDRB ADHB 2013-2017.pdf