Bupati Sri Sumarni memberikan apresiasi terhadap pembuatan agro wisata kebun kelengkeng di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan. Hal itu disampaikan bupati saat meninjau lokasi dan melakukan petik buah kelengkeng langsung dari pohon, Selasa (11/8/2020).

”Pembuatan kebun kelengkeng ini patut mendapat apresiasi. Saya mendukung pembangunan wisata di desa agar bisa meningkatkan perekonomian desa. Seperti pembuatan kebun kelengkeng dengan metik buah di tempat sudah mampu mendatangkan wisatawan,” kata bupati.

Sejumlah pejabat ikut mendampingi bupati dalam kesempatan itu. Antara lain, Kepala Dipermades Sanyoto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sunanto, Sekretaris Disiporabudpar Edi Santoso serta Camat Ngaringan Widodo Joko. Sebelumnya, bupati terlebih dahulu melangsungkan penyerahan bantuan sembako bagi warga Desa Sumberagung yang terdampak Covid-19.

Bupati dan rombongan juga menyempatkan untuk memetik langsung buah kelengkeng dari pohon. Saat mencicipi buah, bupati juga nampak cukup kaget karena kelengkengnya ternyata rasanya enak, tidak kalah dari daerah lain.

”Rasanya enak, manis dan segar. Kemudian dagingnya tebal dan bijinya kecil,” katanya.

Kepala Desa Sumberagung Mohammad Hendri Pujiyanto mengatakan, banyaknya wisatawan datang karena ingin merasakan metik buah sendiri dari pohon. ”Ini merupakan panen yang ketiga kalinya. Sekitar lima hektar areal pohon kelengkeng yang siap panen,” katanya.

Ia menjelaskan, budidaya buah kelengkeng dimulai sejak tahun 2013 lalu. Ia sempat belajar dan melihat budidaya kelengkeng di Jogjakarta. Setelah itu, ia nekat menanam kelengkeng pada areal seluas sekitar lima hektar.

Setelah usia empat tahun, pohon kelengkeng itu muali bisa berbuah. Setiap pohon bisa menghasilkan buah sebanyak 50 sampai 100 kilogram.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

120957
Hari iniHari ini104
KemarenKemaren189
Minggu iniMinggu ini884
Bulan iniBulan ini4216
KeseluruhanKeseluruhan120957
Go to top