Acara Pasar Rakyat dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-294 Kabupaten Grobogan resmi dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni di Alun-alun Purwodadi, Jumat (13/3/2020). Pembukaan pasar rakyat yang ditandai dengan pengguntingan pita ini juga dihadiri jajaran forkopimda dan kepala OPD.

Rencananya, pasar rakyat ini digelar selama enam hari hingga 18 Maret mendatang. Dalam pasar rakyat ini ditampilkan ratusan produk unggulan yang tersebar di 19 kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni berharap agar kegiatan pasar rakyat ini dapat membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha sehingga kesejahteraannya juga akan naiik yang selanjutnya akan memberi dampak baik penyerapan tenaga kerja maupun pendapatan masyarakat sekitar pelaku usaha.

Bupati juga meminta agar promosi terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun industri kecil menengah (IKM) terus digencarkan. Tujuannya, supaya produk tersebut makin dikenal dan jangkauan pemasarannya bisa tambah luas.

“Sejauh ini, produk yang dihasilkan UMKM dan IKM kita sudah cukup bagus dan layak bersaing dipasar. Meski begitu, supaya makin dikenal luas, upaya promosi harus terus digencarkan. Kalau promosinya digarap lebih profesional maka akan berdampak dengan meningkatnya pemasaran produk mereka,” tegas bupati.

Ia menyatakan, sejauh ini perkembangan UMKM di wilayahnya dinilai cukup bagus. Indikasinya, sampai sekarang sudah ada 32.055 UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Terdiri dari 30.565 usaha mikro, 1.344 usaha kecil dan 156 usaha menengah.

Meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama.

Menurutnya, jika selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Khususnya, pelaku usaha yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya.

“Soal pemasaran ini memang jadi masalah besar bagi kalangan UMKM disamping soal modal. Untuk itu, pemkab sudah pasti akan berusaha semaksimal mungkin membantu persoalan yang dihadapi pengusaha kecil ini. Salah satunya dengan mengencarkan promosi  lewat berbagai sarana. Mulai pemberitaan media, dan pameran seperti saat ini yang diikuti ratusan pelaku usaha dari 19 kecamatan,” tegasnya.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

82609
Hari iniHari ini107
KemarenKemaren242
Minggu iniMinggu ini755
Bulan iniBulan ini349
KeseluruhanKeseluruhan82609
Go to top