Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar momentum hari jadi bisa dijadikan sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya, dalam masalah memberikan pelayanan prima pada masyarakat.

“Dalam usianya yang hampir tiga abad ini, sudah banyak prestasi yang dicapai Kabupaten Grobogan. Baik di kancah Jawa Tengah maupun nasional. Kedepan, prestasi ini harus terus ditingkatkat,” kata bupati saat upacara peringatan Hari Jadi ke-294 Kabupaten Grobogan di alun-alun Purwodadi, Rabu (4/3/2020).
Meski demikian, bupati meminta agar semua prestasi yang sudah diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Lebih lanjut disampaikan, meskipun masih di atas Provinsi Jawa Tengah, penduduk miskin di Grobogan juga terus mengalami penurunan. Yakni, pada tahun 2019 sebesar 11,77 persen.

Kemudian, yaitu produktifitas Padi Jagung dan Kedelai (Pajale) juga terus meningkat, sehingga menempatkan Grobogan sebagai penyangga pangan Jawa Tengah dan Nasional. Tahun 2018 produktifitas padi sebesar 840.851 ton, jagung 779.025 ton dan kedelai sebesar 45.000 ton.

“Laju inflasi juga mampu kita kendalikan dalam posisi yang cukup aman.  Tahun 2019  di angka 2,82 persen,” jelasnya.

Untuk persentase jalan dalam kondisi baik, pada tahun 2019 sebesar 76 persen. Pada akhir tahun 2020 nanti sebesar ditargetkan sudah sampai 80,5 persen. Capaian ini sudah jauh lebih baik dari kondisi tahun 2016 yang baru 46,8 persen.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

82613
Hari iniHari ini111
KemarenKemaren242
Minggu iniMinggu ini759
Bulan iniBulan ini353
KeseluruhanKeseluruhan82613
Go to top