Sebanyak 10 kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2019 diresmikan serentak oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni yang dipusatkan di GOR Bung Karno Simpanglima Purwodadi, Rabu (15/1/2020). Acara peresmian dihadiri jajaran Forkopimda, Sesda Grobogan Moh Sumarsono dan kepala OPD. Usai peresmian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan pada 10 kegiatan pembangunan tahun 2019 tersebut.

Adapun kegiatan pembangunan 2019 yang diresmikan adalah Pasar Burung Nglejok, Taman Kuliner Purwodadi, Taman Tugu Adipura, Taman Ir. Soekarno, Taman Simpang Lima, Taman Segitiga Emas, GOR Bung Karno Simpang Lima Purwodadi. Kemudian, Pangkalan Truk Dishub Grobogan, Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, dan proyek penataan Trotoar Jalan R Soeprapto.

“Semua pembangunan ini dapat dilaksanakan karena atas kerja bersama kita, kerja keras kita semua. Karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua fihak, forkopimda, DPRD, para Kepala OPD, Media, LSM dan semua fihak yang berkontribusi positif untuk membangun Grobogan yang kita cintai ini,” tegas bupati.

Menurut bupati, selain jalan raya, pembangunan fisik di Grobogan pada tahun 2019 diprioritaskan untuk beberapa bidang lainnya. Antara lain, bidang pariwisata, pengembangan wilayah dan penataan kota, serta pembangunan sarana sosial lainya, guna peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Untuk pembangunan jalan tetap berlanjut. Namun, sektor lainnya juga mulai mendapatkan perhatian lebih. Utamanya, pada sektor atau bidang pariwisata dan penataan kota,” kata bupati.

Pada tahun 2019 sudah dibangun destinasi pariwisata Goa Lawa Goa Macan dan Bledug Kuwu. Kemudian, dilakukan pula pembangunan akses perhubungan menuju tempat-tempat pariwisata. Seperti jalan menuju air terjun Widuri, Desa Banjarejo, wisata agro klengkeng di Desa Sumberagung, dan akses lainya.

Selanjutnya, perencanaan penataan kota Purwodadi yang dikonsep sebagai “Kota Hijau” dengan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik sekaligus sebagai taman rekreasi. Dalam upaya penataan PKL, dibangun pusat kuliner di koplak dokar, eks terminal dan taman kuliner di simpanglima.

Meski demikian, tentunya masih banyak yang harus kita selesaikan dan masih banyak lagi yang harus kita bangun. Namun dengan segala keterbatasan yang ada, tidak semua bisa kita selesaikan hanya dengan waktu singkat.

”Oleh karena itu, mohon dukungan dan kerjasamanya, mari bergotong royong, terus kita lanjutkan pembangunan Kabupaten Grobogan ini. Sehingga Grobogan menjadi Kabupaten yang berdaya saing tinggi, lebih maju dan lebih sejahtera,” pungkasnya.