Pengelolaan Pasar Induk Purwodadi akan kembali kepada Pemkab Grobogan lagi mulai 24 April 2020 mendatang. Terkait dengan masalah tersebut, Pemkab Grobogan melangsungkan sosialisasi pengalihan pengelolaan Pasar Induk Purwodadi pada para pedagang, Jumat (1/11/2019). Sekitar 300 pedagang hadir dalam sosialisasi yang dilangsungkan di Hotel Kyriad Grand Master Purwodadi tersebut.

Acara sosialisasi dibuka Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono. Hadir pula, Kepala Disperindag Karsono, Kepala BPPKAD Wahyu Susetijono dan perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Grobogan.

Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono menyatakan, sosialisasi ini penting dilakukan agar para pedagang tahu jika pengelolaan Pasar Induk Purwodadi nantinya akan dilakukan oleh Pemkab Grobogan lagi. Nantinya, akan kita lakukan pembicaraan lagi dengan pedagang untuk pembahasan lebih lanjut setelah pengelolaan beralih ke pemkab. Adapun jumlah pedagang keseluruhan ada sekitar 1.200 orang

“Sebelum dikelola lagi oleh Pemkab maka para pedagang perlu diberikan sosialisasi terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, sebelumnya, Pemkab Grobogan telah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga atau investor, yakni PT Karsa Bayu Bangun Perkasa untuk membangun Pasar Induk Purwodadi. Sebagai konsekuensinya, investor punya hak pengelolaan pasar hingga 25 tahun. Dalam masa pengelolaan ini, pedagang langsung berhubungan dengan investor.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

65111
Hari iniHari ini228
KemarenKemaren137
Minggu iniMinggu ini445
Bulan iniBulan ini2499
KeseluruhanKeseluruhan65111
Go to top