Guna mendekatkan diri dan menyerap aspirasi masyarakat, Bupati Grobogan Sri Sumarni kembali melangsungkan acara sambang warga di wilayah eks-Karesidenan Grobogan, Kamis (26/9/2019). Acara sambang warga ini dipusatkan di Balaidesa Putatsari, Kecamatan Grobogan.

Hadir mendampingi bupati, Kepala Bappeda Anang Armunanto, Kepala Dispermasdes Sanyoto, Kepala Dinas Kesehatan Slamet Widodo, Asisten III Padmo, Asisten I Muhammad Hidayat, Kepala BKPP Patma Saputra, Kesbanglinmas Daru Wisakti, Direktur RSUD Purwodadi Bambang Pujiyanto dan para kepala OPD lainnya. Hadir pula para camat serta Forkopincam se eks-Kawedanan Grobogan.

Selain mendengarkan berbagai masukan dari warga, dalam kesempatan itu, bupati juga memberikan sejumlah bantuan. Antara lain, bantuan bencana kebakaran, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), santunan kematian,  bantuan pendidikan, dan bantuan untuk disabilitas.

Bupati mengungkapkan, pembangunan di segala bidang terus digerakkan selama masa kepemimpinannya. Pembangunan tersebut meliputi infrastruktur jalan dan jembatan, puskesmas, rumah sakit, sekolah, tempat-tempat wisata, sarana irigasi dan pertanian serta berbagai bidang lainnya.

Pembangunan di desa-desa juga terus bergerak seiring adanya dana desa yang nilainya terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2019, dana desa yang disalurkan ke Kabupaten Grobogan nilainya Rp 289 miliar. Jumlah ini naik dibandingkan dana desa tahun 2018 yang nilainya Rp 248 miliar.

Ditambahkan, hingga tahun 2018, dana desa telah dipakai untuk membangun jalan desa sepanjang 254 kilometer sebagian dengan kontruksi beton. Kemudian, ada 679 jembatan, 14 pasar desa, dan berbagai infrastruktur desa lainnya seperti embung, sumur, MCK, sarana pendidikan, kesehatan, olahraga, dan usaha ekonomi produktif yang diambilkan dari dana desa tersebut.

Selanjutnya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, prosentase penduduk miskin di Kabupaten Grobogan tahun 2018 turun menjadi 12,7 persen dari tahun sebelumnya sebesar 13,27 persen. Penurunan angka kemiskinan ini berkat program Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan (Gebertaskin) yang membawa semangat kerjasama, gotong royong, sinergitas dengan berbagai pihak. Yakni, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha dan masyarakat setempat.

“Saya berharap sinergitas ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mewujudkan Grobogan agar menjadi semakin hebat,” imbuh bupati.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

65111
Hari iniHari ini228
KemarenKemaren137
Minggu iniMinggu ini445
Bulan iniBulan ini2499
KeseluruhanKeseluruhan65111
Go to top