Pemkab Grobogan secara resmi meluncurkan aplikasi pemasaran online yang diberi label ‘Go UMKM Grobogan’. Launching aplikasi ini dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni bersamaan dengan acara pembukaan pasar murah di Balai Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Selasa (7/5/2019).

“Saya mengapresiasi adanya aplikasi yang memanfaatkan teknologi ini. Semoga melalui aplikasi ini bisa menjadikan produk UMKM kita semakin hebat dan makin dikenal luas,” kata bupati.

Menurut bupati, selama ini, Pemkab Grobogan menaruh perhatian yang cukup serius terhadap keberadaan pelaku UMKM maupun ekonomi kreatif. Sebab, ada puluhan ribu orang yang berkecimpung dalam sektor ini.

Selain pembinaan, lanjut bupati, perhatian juga diberikan dalam bentuk lainnya. Antara lain, melakukan pembinaan, memberikan bantuan peralatan hingga membantu pelaku UMKM supaya bisa mendapatkan akses permodalan dengan mudah.

Disamping itu, dukungan juga diberikan dalam mengenalkan produk UMKM dengan menyertakan dalam pameran lokal, regional maupun nasional. Satu lagi, Pemkab melalui dinas terkait juga selalu berupaya membantu pemasaran produk UMKM tersebut dengan beragam upaya.

Sementara itu, Kabag Perekonoman Pradana Setyawan menambahkan, sejauh ini perkembangan UMKM di wilayahnya dinilai cukup bagus. Indikasinya, sampai sekarang sudah ada 32.055 UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Terdiri dari 30.565 Usaha Mikro, 1.344 Usaha Kecil dan 156 Usaha Menengah.

Meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama, termasuk pelaku ekonomi kreatif.

Selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya.

Terkait dengan kondisi itulah, salah satu solusinya adalah membuat aplikasi pemasaran digital atau online untuk memasarkan produk yang dihasilkan. Melalui aplikasi itu sistem pemasaran bisa dilakukan dengan memanfaatkan sistem startup, marketplace dan website berbasis teknologi informasi.

“Untuk bisa menggunakan dan memanfaat aplikasi ini, bisa mengunduh terlebih dahulu di playstore melalui smartphone. Diharapkan sistem yang dibuat ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memasarkan produk mereka. Dengan memakai aplikasi maka jangkauan pemasaran bisa makin luas dan bisa dilakukan 24 jam,” kata pejabat yang lebih dikenal dengan nama Danis itu.

Ia menambahkan, sebelum diluncurkan, pihaknya terlebih dulu sudah melakukan serangkaian sosialisasi kepada pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Grobogan terkait rencana pembuatan aplikasi pemasaran digital "Go UMKM Grobogan". Dengan sosialisasi ini nantinya para pelaku usaha bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

76562
Hari iniHari ini26
KemarenKemaren125
Minggu iniMinggu ini694
Bulan iniBulan ini2399
KeseluruhanKeseluruhan76562
Go to top