Setelah seleksi administrasi, para pelamar seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) harus menempuh tahapan berikutnya. Yakni, menjalani uji kompetensi yang dilangsungkan tanggal 1-3 Oktober 2018.

“Pelaksanaan uji kompetensi yang dilakukan di UNS Inn Surakarta berjalan lancar. Dalam seleksi terbuka ini, kita memang bekerjasama dengan kalangan perguruan tinggi, yakni dari UNS Surakarta,” jelas Sekda Grobogan Moh Sumarsono yang menjabat sebagai Ketua Pansel pengisian JPTP itu.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan seleksi terbuka ini dilakukan pengisian sembilan posisi. Yakni, Kepala Disporabudpar, Disnakertrans, DPUPR, DP3AKB, BPBD, Badan Kesbanglinmas, BKPPD, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Kesehatan.

Hingga batas akhir pendaftaran seleksi terbuka tanggal 26 September kemarin, ada 43 berkas lamaran yang diterima panitia. Namun, setelah diseleksi administrasi, ada empat orang tidak memenuhi syarat dan dinyatakan tidak lolos. Dengan demikian, hanya ada 39 pelamar yang mengikuti uji kompetensi.

Menurut Sumarsono, untuk pengisian JPTP harus dilakukan melalui proses seleksi terbuka. Hal itu sesuai dengan PP No 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS dan seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

82898
Hari iniHari ini151
KemarenKemaren245
Minggu iniMinggu ini1044
Bulan iniBulan ini638
KeseluruhanKeseluruhan82898
Go to top