Acara kumpulan atau pertemuan bulanan anggota kelompok usaha bersama (KUB) Mulia Abadi Desa Tirem, Kecamatan Brati terlihat berbeda dari biasanya, Senin (1/10/2018) malam. Hal ini terkait dengan kehadiran Kabag Perekonomian Setda Grobogan Pradana Setyawan dalam acara kumpulan tersebut. Tak ayal, hadirnya pejabat ini membuat pengurus dan anggota KUB kaget, sekaligus merasa bangga.

 

“Matur nuwun atas kehadirannya. Teman-teman merasa senang karena baru kali ini ada pejabat Pemkab Grobogan berkenan hadir dalam acara kumpulan bulanan,” kata Ketua KUB Mulia Abadi Muwardi.

Ia menyatakan, sengaja pihaknya mengundang pejabat dari pemkab untuk dapat memperhatikan kelangsungan dan pengembangan industri kecil yang digelutinya. Hadirnya pejabat di Pemkab Grobogan itu dinilai bisa menambah semangat anggotanya. Terlebih, dalam kesempatan itu, banyak masukan, arahan serta dukungan yang diberikan untuk kemajuan KUB yang dipimpinnya.

Selama ini, KUB Mulia Abadi bergelut dalam usaha kerajinan atau handycraf dari kayu, ukiran, dan mebelair. Untuk sementara display produk yang dihasilan ditempatkan di jalan raya Grobogan-Kudus di Desa Tirem.

Sementara itu, Pradana Setyawan menyatakan, pihaknya juga merasa senang karena bisa bertemua dengan anggota KUB Mulia Abadi dalam suasana santai dan penuh keakraban. Menurutnya, dalam kesempatan itu, ia bisa menyerap aspirasi dari anggota KUB terkait permasalahan yang dihadapi selama ini. Antara lain, fasilitasi pelatihan produksi, modal dan promosi untuk menunjang pemasaran.

“Dalam pertemuan ini, banyak masukan yang disampaikan anggota KUB. Saya juga ikut memberikan beberapa masukan supaya KUB ini bisa makin berkembang. Nanti, Pemkab Grobogan akan berupaya mengupayakan fasilitasi pada KUB,” kata Danis, panggilan akrabnya.

Ia menambahkan, sejauh ini perkembangan UMKM di Grobogan dinilai cukup bagus. Indikasinya, sampai sekarang sudah ada 32.055 UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Terdiri dari 30.565 Usaha Mikro, 1.344 Usaha Kecil dan 156 Usaha Menengah.